Selasa, 20 April 2021

Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka secara terbatas Tahun ajaran 2021

 PEMBELAJARAN TATAP MUKA

Setelah menjalani masa PSBB ( Pembatasan Sosial Bersekala Besar ) selama kurang lebih hampir 2 tahun lebih, kini beberapa pihak sekolah sudah bisa menghirup udara segar karena bagi wilayah yang sudah dalam zona hijau diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM)

Pembelajaran Tatap Muka

Hal itu berdasarkan keputusan bersama empat menteri yakni menteri pendidikan dan kebudayaan, Menteri kesehatan, menteri agama dan menteri dalam negri. Hal ini tentunya sangat memberikan kabar gembira kepada siswa - siswa yang sangat ingin melaksanakan pembelajaran tatap muka karena jenuh yang sangat berkepanjangan karena COVID-19

Dalam melaksanakan PTM ada beberapa alasan kebijakan yang harus diikuti dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka ini

Pertama baik pendidik maupun tenaga kependidikan sudah melaksanakan VAKSINISASI

Kedua pendidik maupun tenaga kependidikan harus menggunakan masker yang bersifat WAJIB

Ketiga pastikan sebelum masuk ruangan biasakan cuci tangan, cek suhu tubuh. Setiap sekolah harus mempunyai perlengkapan protokol kesehatan, contohnya hand sanitaizer, tempat cuci tangan atau keran, sabun, alat cek suhu tubuh dan persiapan masker cadangan

Walaupun demikian setiap kelas harus berkapasitas 50% karena sistem PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) masih tetap berlaku

Pembelajaran Tatap Muka


Menurut menteri pendidikan tidak ada kebijakan tatap muka mulai di bulan juli 2021, pembelajaran tatap muka terbatas mulai dari sekarang , karena bapak ibu gurunya sudah melaksanakan vaksinisasi masal, sekolah yang sudah melaksanakan vaksinisasi harus sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan memenuhi standar protokol kesehatan yang sudah pemeritah anjurkan. Menurutnya sejak januari 2021, sebanayak 22 persen sekolah sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas yang keputusannya ada di masing masing pemda (pemerintah daerah) dan pemerintah setempat.

Dan sebelum dilaksanakannya pembelajaran ini, pihak sekolah harus memberikan surat izin kepada orang tua menggunakan materai bahwa orang tua telah mengizinkan anaknya melaksanakan pembelajaran tatap muka. Oleh karena itu orang tua bebas memilih diizinkan atau tidak.

Untuk vaksinisasi siswa tingkat SMP/SMA/SMK paling lambat akhir minggu ke empat bulan mei 2021, dan pendidikan tinggi paling lambat juli 2021. Rencana vaksnisasi masal ini diharapkan selesai pada bulan juni 2021. 

Nah itu lah informasi yang diberikan oleh menteri pendidikan. Besar harapannya agar pembelajaran tatap muka ini bisa dilaksanakan secara serentak. Dan untuk pendidik diharapkan bersiap untuk ini agar tetap menjaga kebugaran fisik maupun rohani agar tidak mudah terluar virus COVID-19 . 

Jangan lupa share/bagikan postingan ini, Semoga bermanfaat


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MEMANIPULASI AUDIO DENGAN MENGGUNAKAN FITUR- FITUR PERANGKAT LUNAK AUDIO DIGITAL

Belajar Dasar Suara dan Aplikasi Pengolah Suara Suara adalah Sesuatu yang dihasilkan oleh getaran yang berasal dari benda bergerak. Sesuatu ...